Event · 9 September 2026
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja, salah satunya melalui pelaksanaan Job Fair Mini Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026.
KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Salah satunya melalui pelaksanaan Job Fair Mini Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026 yang resmi dibuka yang ditandai dengan penabuhan gong oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, di Gedung Serba Guna Bangka Tengah, Rabu (09/09/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Kabupaten Bangka Tengah tersebut mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan dunia usaha, yang dilaksanakan selama dua hari yakni 09 sampai 10 September 2026. Bupati mengatakan, Job Fair Mini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai peluang kerja. “Alhamdulillah, sudah kita buka kegiatan Job Fair Tahun 2026 Bangka Tengah. Kurang lebih 15 perusahaan membuka lowongan pekerjaan yang diberikan kepada masyarakat,” ucap Algafry. Ia menjelaskan, lowongan yang tersedia tidak hanya berasal dari perusahaan yang beroperasi di Bangka Tengah, tetapi juga membuka peluang kerja di sejumlah wilayah lainnya. “Intinya, Pemkab melalui dinas terkait memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui informasi lowongan pekerjaan dan peluang kerja. Kami juga memberikan arahan serta kemudahan kepada masyarakat mengenai persyaratan dan hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam melamar pekerjaan,” jelasnya. Algafry menilai kegiatan tersebut menjadi penting karena sebagian masyarakat masih belum terbiasa mengikuti pola rekrutmen melalui job fair. Oleh karena itu, Pemkab Bangka Tengah akan terus mendorong kegiatan serupa agar masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan berbagai peluang kerja yang tersedia. “Walaupun sederhana, terkadang masyarakat belum terbiasa untuk memulai kegiatan seperti ini. Insyaallah mudah-mudahan ke depannya juga akan kita berikan yang terbaik kepada masyarakat supaya masyarakat sudah terbiasa dengan pola seperti ini dan mereka dimudahkan untuk mendapatkan pekerjaan,” tuturnya. Lebih lanjut, Algafry menyebut job fair juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran. “Sebelumnya, masyarakat mungkin kesulitan memperoleh informasi mengenai lowongan pekerjaan. Dengan kemudahan yang kami berikan, peluang masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan menjadi lebih besar,” katanya. Bupati juga menekankan bahwa dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi, keterampilan, sikap kerja, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Ia mengajak para pencari kerja agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Jangan pernah merasa rendah diri karena belum mendapatkan pekerjaan. Teruslah berusaha, tingkatkan kemampuan, dan jangan takut untuk mencoba berbagai peluang yang tersedia,” pesan Algafry. Sementara itu, Kepala DPMPTK Kabupaten Bangka Tengah, Risaldi Adhari, mengatakan animo masyarakat terhadap pelaksanaan Job Fair Mini cukup baik. “Alhamdulillah, animo masyarakat untuk mengikuti Job Fair Mini ini cukup baik. Namun, istilah job fair sendiri masih belum familiar bagi masyarakat Bangka, khususnya Bangka Tengah,” jelasnya. Risaldi menyampaikan, ke depan kegiatan job fair diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya pemerintah membuka akses kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Ia menjelaskan, pada Job Fair Mini 2026 terdapat 15 perusahaan yang berpartisipasi dengan total 151 lowongan pekerjaan. “Perusahaan yang ikut di sini terdaftar 15 perusahaan dengan 151 lowongan pekerjaan. Untuk kelas SLTA sampai ke S1,” terang Risaldi. Antusiasme juga dirasakan para pencari kerja yang hadir. Salah satunya Lili (18), warga Simpang Perlang yang baru menyelesaikan pendidikan di SMKN 2 Koba dan mengikuti job fair untuk mencari peluang pekerjaan. Lili mengaku merasa gugup saat pertama kali mengikuti proses job fair. “Hari ini saya mencoba mendaftar ke Indomaret atau Indomarco. Proses pendaftarannya cukup mudah, meskipun saya sedikit gugup dan ragu karena baru pertama kali mengikuti job fair,” kata Lili. Sebagai lulusan baru, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya job fair yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. “Terima kasih kepada Bapak Bupati Algafry yang telah menyelenggarakan job fair ini. Kegiatan ini sangat membantu kami dalam mendapatkan informasi dan peluang pekerjaan,” tuturnya. Tak hanya itu, dalam kegiatan Job Fair Mini juga terdapat beberapa stan pelayanan terpadu, seperti pelayanan kependudukan, perpajakan, BPJS kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan lainnya, serta sosialisasi terkait Pekerja Imigran Indonesia oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah Penulis: Deanty N Editor: Kumala Sari Dewi Fotografer: Prayogi J
Sumber: Bidang Informasi dan Komunikasi Publik

Investasi · 21 Oktober 2026
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen mendampingi pengembangan produk perikanan lokal melalui peningkatan kualitas, legalitas usaha, serta perlindungan jaminan sosial bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah · 29 September 2026
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) berhasil meraih penghargaan Peringkat Terbaik Ketiga Jamsostek Award Tahun 2026 Kategori Kabupaten/Kota Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.