Ekonomi · 20 Februari 2026
Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman berkunjung ke rumah salah satu warga di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Mizwan (36), untuk melihat langsung sekaligus memanen bawang merah.
LUBUK BESAR – Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman berkunjung ke rumah salah satu warga di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Mizwan (36), untuk melihat langsung sekaligus memanen bawang merah, Jumat (20/02/2026). Mizwan merupakan pegawai bidang pertanian Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah yang berhasil memanfaatkan area sekitar rumahnya untuk mengembangkan pembibitan tanaman bawang merah. Keberhasilan Mizwan tersebut menarik perhatian Algafry Rahman untuk memanen langsung bawang merah yang ditanam di pekarangan rumah. Ia juga memberikan apresiasi atas keuletan dan kegigihan Mizwan dalam mengembangkan komoditas tersebut. “Ini sangat luar biasa, halaman rumah bisa menghasilkan bawang merah. Awalnya bibit bawang merah ini didatangkan langsung dari Brebes, Jawa Tengah, tetapi sudah beberapa kali ditanam dan saat ini merupakan turunan ketiga. Jadi, ini sudah menjadi bibit lokal asli dari Bangka Tengah,” ucapnya. Algafry berharap bibit lokal asli Bangka Tengah tersebut dapat dipatenkan dan didistribusikan kepada masyarakat yang ingin menanam bawang merah. Setelah memanen bawang merah, Algafry juga meninjau panen semangka yang ditanam Saptono (50), warga Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar. Saptono memanfaatkan lahan perkebunan sawit untuk menanam semangka. Konsep penanaman ini menjadi inovasi di sektor pertanian wilayah Bangka Tengah. Dengan luas sekitar 4 hektare, kebun semangka tersebut ditaksir mampu menghasilkan hingga 80 ton. Saptono merupakan petani binaan Bupati Bangka Tengah bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah. “Saya melihat peluang bagi para petani untuk mengembangkan hortikultura, khususnya buah semangka di wilayah Lubuk Besar. Ini bisa menjadi contoh bagi petani lainnya,” ucap Algafry. Sementara itu, Mizwan mengatakan inisiatifnya mengembangkan bawang merah muncul karena tingginya kebutuhan komoditas tersebut di Bangka Belitung. “Tahun ini kami mencoba melakukan penanaman bawang merah karena kebutuhannya cukup besar di Bangka Belitung dan kita belum bisa memproduksinya sendiri,” jelasnya. Ia menambahkan, pada fase awal bibit bawang merah didatangkan dari Brebes, Jawa Tengah, yang dikenal memiliki kualitas terbaik. “Namun, saat ini sudah memasuki penanaman ketiga, sehingga menjadi bibit lokal asli yang berkembang di Bangka Tengah,” ucapnya.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah Penulis: Redoh Soniman Editor: Kumala Sari Dewi Fotografer: Redoh Soniman
Sumber: Bidang Informasi dan Komunikasi Publik

Investasi · 26 Oktober 2026
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas akses pendampingan bagi pelaku usaha. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan antara Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pangkalpinang dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah tentang Sinergi Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Selawang Segantang Kabupaten Bangka Tengah, di Ruang VIP Kantor Bupati Bangka Tengah, Senin (26/10/2026).

Investasi · 21 Oktober 2026
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen mendampingi pengembangan produk perikanan lokal melalui peningkatan kualitas, legalitas usaha, serta perlindungan jaminan sosial bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.